Friday, November 21, 2014

Re-Launch (??)

Enggak mau bermuluk-muluk dulu bahwa akan sering nge-blog lagi. Karena beberapa waktu lagi sempat sesumbar "I am back!" tapi kenyataannya tetep macet... hahaha.
Tapi kali ini sudah download apps blogger di Gadget, yang artinya access ke blog bisa lebih mudah dan lebih cepat... mungkiiiiiiiin itu pertanda baik akan lebih banyak menulis.

Mengingat dahulu halaman blog ini selalu menjadi temat curhat setia sewaktu masih menuntut ilmu di negeri paman Sam - dan tentunya kala itu dunia blog masih lebih populer dibanding sekarang yang sudah ramai dengan Social Media yang membiasakan orang hanya menulis secuil kejadian atau pun hanya menggunakan foto yang dapat mengungkapkan sejuta makna (katanya).

Merasa bahwa dunia saya sedang berputar seperti jet koster halilintar akhir-akhir ini membuat saya merasa butuh untuk melimpahkan (baca: memuntahkan) ke-mumet-an hidup lewat lembar ini lagi.

Love Life
Rasanya urusan yang satu ini selalu menjadi bagian yang rumit. Menjadi orang yang tidak mudah jatuh cinta kadang ribet... ditambah kemalasan untuk memulai suatu hubungan dari awal. Gawatnya kalau sudah jatuh dan terpuruk, sangat susah untuk meluruskan kembali benang-benang cinta tersebut (caelaaaaah....).
Untuk saat ini cahaya cinta sedang menggelap. Setitik cahaya yang sepertinya memercik saat ini sedang menghilang entah ke mana.

Work Life
Suatu dunia ekspresi yang tidak akan pernah sepi dan mulus. Disaat rasanya keadaan menyenangkan, tiba-tiba ombak besar menerpa, dan saya sudah cukup lelah berpegangan di galangan, sementara Sang Nahkoda baru membiarkan setir kemudi ditiup angin mengombang-ambingkan kapal entah kemana.
Sebenar lagi saatnya untuk meninggalkan kapal, terjun ke lautan lepas, berenang menuju pulau-pulau yang terdekat. Semoga nafas dan tenaga masih cukup kuat selamat sampai ke suatu perhentian.

Spiritual Life
Disaat kedua rana di atas berada dalam ujung tanduk. Rana Spiritual menjadi lebih bersinar. Mungkin suatu fenomena yang wajar seseorang mencari TUHAN disaat tiada harapan terlihat di depan. Saya sedang lebih banyak membaca untuk mendapatkan pengertian dalam hati, dan sebagai wujud menyelami hati Sang Pencipta. Arti dari segala yang DIA izinkan terjadi dalam kehidupan saya. Mendapatkan barisan-barisan kata penyemangat seakan mendengarkan TUHAN berbisik: AKU MASIH BERSAMAMU - sering memberikan kejutan-kejutan listrik yang menyenangkan.

Semoga tulisan ini bukan yang terakhir di tahun ini, dan juga pertanda baik di tahun yang segera akan tiba. Bahkan jika tidak ada yang peduli akan goresan ini, paling tindak hati ini mendapat tempat pengaduan yang menyenangkan.

No comments:

Kesepian di Masa Kuncitara

Indonesia, atau tepatnya Jakarta saat ini sedang berusaha untuk menanggulangi tingkat kasus terpapar Covid19 yang semakin meningkat. Upaya u...