Monday, April 18, 2011

Aku Butuh Viagra

Hari ini aku sulit tersenyum - sudah dari kemarin...
Hati ini gundah, sumpek, dan ternyata... hati ini ragu.
Ragu dengan apa yang terjadi dalam hidup saat ini
Seakan-akan dikepala berkata, "kok cuma segini aja hidup ku; rasanya belum tercapai apa yang seharusnya kucapai diumurku yang ke sekian... Rasanya "the light at the end of the tunnel" belum kelihatan."

Banyak pertanyaan menimbulkan banyak kekecewaan dan kesedihan.

Sebenarnya sepertinya Tuhan sudah memberikan warning... dalam minggu ini Tuhan sering mengingatkan untuk percaya kepada Nya - trust in the LORD... rupanya Dia tahu bahwa aku akan mengalami hal ini.

Kemarin puncaknya; disaat aku melihat suatu panorama pementasan seni yang mencuatkan rasa ingin yang amat sangat - ingin merengkuh peran utama yang diperankan oleh orang lain. "Kenapa bukan aku Tuhan?" "Kapan giliran babak aku dimainkan?"

Hari ini aku gundah -- orang sulit mengerti, sahabat sulit menghibur, bahkan ada yang menambah pedihnya luka....

Terima kasih Tuhan untuk seorang sahabat unik yang meminjamkan kisahnya untuk aku baca; tentang doa; tentang rasa syukur; dan suatu kalimat guyon yang tepat untuk moment ini.
"Kamu sedang butuh VIAGRA.... VIAGRA untuk iman mu...."

Ya... Tuhan... aku butuh itu.... aku butuh sangat... VIAGRA untuk iman...

No comments:

Kesepian di Masa Kuncitara

Indonesia, atau tepatnya Jakarta saat ini sedang berusaha untuk menanggulangi tingkat kasus terpapar Covid19 yang semakin meningkat. Upaya u...