
Buat kamu yang sudah membaca novel atau menonton film The Davinci Code mungkin baru mengerti ulasan kali ini; tapi kalau kamu belum nonton atau baca, tidak apa juga kalau mau tau lebih banyak soal perdebatan Fakta atau Fiksi dari karya Dan Brown ini.
The Davinci Code Fiction (DCF) vs Historical Fact (HF)
DCF: Maria Magdelena sedang mengandung saat Yesus mati, dan selanjutnya ia melahirkan bayi bernama Sarah
HF: Bahkan Gnostic gospel, yang dikategorikan kepercayaan sesat, tidak pernah mengklaim bahwa Yesus menjalin hubungan romantis dengan Maria Magdelena, apalagi mempunyai anak darinya. Mr. Tetapi Mr. Dan Brown mengutip kitab Gnostic Gospel hampir diseluruh bagian novelnya - fiksi yang tidak sama dengan fakta
DCF: Kitab Perjanjian Baru adalah kompilasi yang diedit oleh orang-orang yang bermaksud menggunakan PB untuk memperkuat kekuasannya.
HF: Kitab PB ditulis langsung oleh para murid-murid Kristus, yang merupakan saksi-saksi terpercaya yang hidup bersama Yesus, bahkan menyaksikan kematian dan kebangkitan Kristus.
DCF: Para ahli dan cendekiawan tidak dapat mengkonfirmasikan ke otentikan Kitab Perjanjian Baru. Alkitab berevolusi (telah diubah) lewat berbagai terjemahan, penambahan dan revisi.
HF: Bukti manuskrip dari Kitab Perjanjian Baru jauh melebihi dari buku-buku kuno yang ada. Terbukti ada 5000 copy kitab PB dari jaman Yunani kuno dan 10,000 copy dalam bahasa-bahasa kuno (manuscript asli).
DCF: Dalam lukisan Leonardo Da Vinci "The Last Supper" yang duduk di sebelah kanan Yesus adalah Maria Magdalena, bukan Yohanes (karena rambutnya panjang, dan kelihatan feminin).
HF: Dan Brown lupa bahwa "The Last Supper" adalah lukisan hasil imajinasi dari Leonardi Da Vinci, bukan lukisan yang diambil dari foto asli (jaman dulu blm ada kamera deeeh ! ). Dan pada jaman itu, Yohanes murid Yesus dalam lukisan memang umumnya digambarkan berambut panjang dan berkarakter lembut. Selain itu pada sketsa asli gambar "The Last Supper", Leonardi menuliskan nama2 murid Yesus disetiap karakter yang dia gambar.
Hmm.. masih banyak lagi sih bukti Fakta vs Fiksi dari The Davinci Code, tetapi mungkin saya tidak akan menuliskan semua, bagi teman-teman yang tertarik, ada banyak buku-buku yang memaparkan bukti bahwa The Davinci Code adalah fiksi belaka.
Yang pasti, buat saya, The Davinci Code ini menantang saya untuk lebih mengerti iman yang saya percaya, dan memperkuat bahwa Kristus bukanlah dongeng karena terlalu banyak bukti dan kebenaran yang membuktikan bhw Kristus pernah datang ke dunia dan telah menggenapi nubuat bahwa Dia adalah Allah yang menjelma menjadi manusia.
Dan sebagai karya fiksi, karya Davinci Code ini bolehlah diajungkan dua jempol !! Katanya mau ada sequelnya loh...
* disadur dari bulletin South East Church dan khotbah Pastor Kyle Idleman
No comments:
Post a Comment